Latar belakang : Program Pemerintah khususnya Imunisasi sering menimbulkan efek samping yang sering disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Hal ini dibuktikan dengan kasus KIPI yang terjadi di Indonesia pada tahun 2008 sebanyak 154 kasus. Di Kabupaten Banyumas terdapat 12 kasus pada tahun 2010, sementara di Puskesmas Patikraja terdapat 1 kasus.
Tujuan : Untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang kejadian ikutan pasca imunisasi DPT di wilayah kerja Puskesmas Patikraja Kabupaten Banyumas tahun 2011.
Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Instrument penelitian menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 38 responden dengan tekhnik acidental sampling dan dianalisis menggunakan analisis Univariat.
Hasil penelitian : Gambaran pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan pasca imunisasi DPT di wilayah kerja Puskesmas Patikraja Kabupaten Banyumas tahun 2011, responden mempunyai pengetahuan baik sebanyak 17 (44,74 %) responden. Berdasarkan umur 20-35 memiliki pengetahuan cukup yaiu sebanyak 14(36,84%. Berdasarkan paritas,multipara memiliki pengetahuan baik sebanyak 9(23,68%). Berdasarkan tingkat pendidikan, SD memiliki pengetahuan baik sebanyak 9(23,68%) .Sikap Favorable sebanyak 22 (57,89 %) responden dan unfavorable sebanyak16(42,11%).
Kesimpulan : Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi DPT di Puskesmas Patikraja Kabupaten Banyumas Tahun 2011 adalah sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan baik dengan sikap Unfavorable.
sikap pengetahuan Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) DPT
. (2011). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi Dpt Di Puskesmas Patikraja Kabupaten Banyumas Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id