Latar belakang: Pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia yang semakin meningkat melampaui pertumbuhan daya dukung hidup yang tersedia. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di RSUD Banyumas pada bulan Januari sampai Desember 2011 diperoleh dari 393 peserta KB, yang menggunakan IUD 210 (41,58%), setelah dilakukan wawancara pada tanggal 21 maret 2012 terhadap 4 orang ibu nifas yang menggunakan IUD rata-rata mereka berpendidikan dasar ( SD/SMP), dari ke-4 responden 3 orang menjawab tidak mengetahui tentang kontrasepsi IUD, sedangkan 1 orang menjawab telah mengetahui tentang kontrasepsi IUD.
Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan pendidikan ibu nifas terhadap kontrasepsi IUD di RSUD Banyumas Tahun 2012.
Metode: Penelitian ini adalah deskritif korelasi dengan pendekatan cross sectional, sampel yang digunakan adalah accidental sampling, 30 Ibu nifas yang berada di RSUD Banyumas saat peneliti melakukan pengambilan data.
Hasil: 30 responden didapatkan hasil, pengetahuan ibu tentang kontrasepsi IUD adalah cukup sebanyak 23 responden (76,7%), tingkat pendidikan dasar yaitu sebanyak 22 responden (73,4%), tidak memilih alat kontrasepsi IUD sebanyak 17 responden (56,7%)
Kesimpulan: Hasil uji Chi-Square diketahui tidak ada hubungan pengetahuan ibu nifas tentang kontrasepsi IUD dengan pemilihan kontrasepsi IUD (p = 0,246>α = 0,05). yang artinya Ho diterima dan Ha ditolak. Tidak ada hubungan pendidikan ibu nifas dengan pemilihan kontrasepsi IUD(p = 0,719>α = 0,05) artinya Ho ditolak dan Ha diterima
pengetahuan Hubungan pendidikan dan pemilihan kontrasepsi IUD
. (2012). Hubungan Pengetahuan Dan Pendidikan Ibu Nifas Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Iud Di Rsud Banyumas Tahun 2012. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id