Asma merupakan salah satu penyakit saluran nafas yang banyak dijumpai pada anak-anak maupun dewasa. Jika tidak ditangani secara benar penyakit ini dapat menimbulkan beban bagi penderita dan keluarganya, bahkan dapat juga berakibat pada terbatasnya kemampuan seseorang untuk beraktivitas maksimal dalam kehidupan sehari-hari. Asma adalah penyakit kronis yang ditandai dengan penyempitan saluran nafas sehingga penderita mengalami keluhan sesak napas disertai bunyi mengi atau kesulitan bernapas. Penyakit asma merupakan penyakit lima besar penyebab kematian di dunia yang bervariasi antara 5-30% (Prasetyo, 2010).
Organisasi kesehatan dunia (WHO, 2009) memperkirakan 100 sampai 150 juta penduduk dunia menderita asma. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah hingga mencapai 180.000 orang setiap tahun. Peningkatan prevalensi asma pada masa yang akan datang, akan lebih tinggi bila tidak dicegah dan ditangani dengan baik. Dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau National Health Interview Survey dengan menggunakan kuesioner ISAAC (International Study on Asthma and Allergy in Children), mengemukakan bahwa, di Indonesia prevalensi gejala penyakit asma melonjak dari sebesar 4.2 % menjadi 5.4 % (Setiawan, 2012).
Tujuan penulisan adalah dapat melaksanakan asuhan keperawatan pada klien dengan asma secara sistematis, dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan keluarga secara komperhensif.
Asma
. (2015). ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA NY. S KHUSUSNYA PADA NY. S DENGAN ASMA DI DESA SAMBENG KULON KEC. KEMBARAN KAB. BANYUMAS. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id