Latar belakang : Kasus ikterus di Indonesia masih menjadi masalah pada bayi lahir terutama pada bayi kecil (< 2500 gram saat lahir). Angka kejadian 50% pada bayi cukup bulan dan 75% pada bayi kurang bulan. Kasus ikterus di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011 sebanyak 635 kasus pada BBLR sebanyak 135 kasus dan BBLSR 32 kasus.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara BBLR dan preamturitas terhadap Ikterus Neonatorum di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011.
Metode : Metode Penelitian adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan retrospektif, populasinya adalah Ikterus Neonatorum sebanyak 635 neonatus, teknik pengambilan sampel menggunakan quata sampling dengan jumlah sampel 100 neonatus, Instrumen yang digunakan adalah master tabel dan anilisis data menggunakan Kendall-
BBLR Prematuritas dan Ikterus Neonatorum
. (2012). Hubungan Berat Bayi Lahir Rendah (Bblr) Dan Prematuritas Terhadap Ikterus Neonatorum Di Rsud Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id