Latar belakang : Angka kejadian BBLR di Indonesia sebesar 9% -30% sedangkan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto kejadian BBLR pada tahun 2011 ada 821 (22,44%) dari 3658 total persalinan. Salah satu penyebab BBLR adalah faktor penyakit ibu diantaranya Malaria, Infeksi Menular Seksual, HIV atau AIDS, TORCH, anemia berat, perdarahan ante partum, hipertensi, preeklamsia berat, infeksi kandung kemih
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan faktor penyakit ibu dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) pada ibu bersalin di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011
Metode : Metode Penelitian adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan retrospektif, populasinya adalah semua ibu bersalin yang melahirkan BBLR di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2011 sebanyak 517 ibu bersalin, teknik pengambilan sampel menggunakan Quata sampling dengan jumlah sampel 100 bersalin. Jenis data menggunakan data SekunderdanInstrumen yang digunakan adalah master tabel serta analisis data menggunakan Chi-Square.
Hasil : Ada hubungan faktor penyakit ibu dengan kejadian BBLR berdasarkan harapan hidup pada ibu bersalin di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011 dengan nilai p (Sig) 0,002 sehingga (p<0,05). Tidak ada hubungan faktor penyakit ibu dengan kejadian BBLR menurut masa gestasi pada ibu bersalin di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011 dengan nilai p (Sig) 0,238 sehingga (p>0.05).
Kesimpulan : Ada hubungan faktor penyakit ibu dengan kejadian BBLR berdasarkan harapan hidup dantidak ada hubungan faktor penyakit ibu dengan kejadian BBLR berdasarkan masa gestasi pada ibu bersalin di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011.
ibu bersalin Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Faktor penyakit ibu
. (2012). Hubungan Faktor Penyakit Ibu Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Pada Ibu Bersalin Di Rsud Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id