Persalinan dengan operasi sectio caesarea ditujukan untuk indikasi medis tertentu, yang terbagi atas indikasi untuk ibu dan indikasi untuk bayi. Operasi sectio caesarea ini merupakan pilihan persalinan yang terakhir setelah dipertimbangkan cara-cara persalinan pervaginam tidak layak untuk dikerjakan. Berdasarkan survey yang dilakukan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo Purwokerto pada bulan April
2014, pasien SC rawat inap tahun 2013 sebanyak 1140 orang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pasien SC di RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo Purwokerto tahun 2013 berdasarkan usia, pendidikan, dan gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan SC pada ibu post partum (Pre- eklamsia, KPD, kelainan letak janin, Chephalopelvic disproportion, usia beresiko, dan lain-lain).
Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi
berjumlah 1454 responden, sampel sebanyak 92 responden dengan teknik pengambilan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan master tabel.
Hasil penelitian menunjukkan gambaran pasien SC berdasarkan usia yang paling banyak berada pada usia tidak beresiko yaitu pada usia antara 20-35 tahun sebanyak 58 responden (61.7%), pendidikan yang paling banyak adalah SMA yaitu sebanyak 78 responden (83.0%), penyebab dilakukannya sectio caesarea adalah usia beresiko yaitu sebanyak 36 responden atau sekitar 38.3%.
Kesimpulan: Gambaran pasien SC meliputi usia tidak beresiko 20-35 tahun,
. (2014). GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINDAKAN SECTIO CAESAREA PADA IBU POST PARTUM DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO TAHUN 2014. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id