Preeklampsia di Indonesia merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak ibu dan bayi. Salah satu tugas pelayanan obstetri menurunkan angka kematian maternal dan perinatal, yaitu dengan peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kehamilan dan persalinan yang erat hubungannya dengan ilmu kedokteran yaitu dengan operasi sectio caesarea. Sectio caesarea adalah tindakan operatif untuk mengakhiri kehamilan, baik karena indikasi medis ataupun indikasi sosial. Indikasi medis dilakukan sectio caesarea salah satunya adalah preeklampsia.
Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian preeklampsia dengan tindakan sectio caesarea di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo
Purwokerto Tahun 2013.
Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol (Case Control), dengan populasi seluruh ibu bersalin di RSUD Prof.Dr.Margono Soekarjo Purwokerto pada tahun 2013 yaitu sebanyak 5864 ibu bersalin, teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah 98 ibu yang mengalami preeklampsia. Jenis data menggunakan data sekunder dan instrument yang digunakan master tabel serta analisis data menggunakan Chi-square.
Ada hubungan antara kejadian preeklampsia dengan tindakan sectio caesarea di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2013 dengan nilai p (sig) <α sehingga (0,001 < 0,05).
Preeklampsia Sectio Cesarea
. (2014). Hubungan Kejadian Preeklampsia dengan Tindakan Sectio Caesarea di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2013. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id