Bronkopneumonia merupakan peradangan yang terjadi pada ujung akhir bronkiolus, yang tersumbat oleh eksudat mukosa purulen untuk membentuk bercak konsolidasi pada lobus-lobus yang berbeda didekatnya, yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, ataupun benda asing yaitu penyakit menahun terdahulu yang ditandai dengan gejala panas tinggi, gelisah, dyspnea, napas cepat dan dangkal, muntah, diare, serta batuk kering dan produktif (Wong dkk, 2009 & Hidayat, 2009).
Bronkopneumonia pada balita bila tidak ditangani dengan benar maka dikhawatirkan dapat menghambat upaya mencapai target Millennium Development Goals (MDGS) yaitu menurunkan angka kematian pada bayi dan anak. Untuk itu perlu dilakukan upaya pencegahan bronkopneumonia pada bayi dan balita dengan perbaikan gizi dan imunisasi dan meningkatkan upaya manajemen tatalaksana pneumonia. Bila penyakit ini tidak segera ditangani, dapat menyebabkan beberapa komplikasi bahkan kematian.
Tujuan penulisan adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan bronkopneumonia secara sistematis, dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komprehensif.
penyakit Bronkopneumonia
. (2015). ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. A DENGAN BRONKOPNEUMONIA DI RUANG CEMPAKA RSUD Dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id