Hipertensi merupakan masalah yang sering dijumpai pada lansia dan merupakan salah satu faktor pemicu yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskuler maupun penyakit syaraf lainnya. Hipertensi merupakan tekanan darah dimana sistolik sama atau lebih besar dari 140 mmHg dan atau tekanan diastolik sama atau lebih besar dari 90 mmHg. Salah satu metode distraksi yang efektif untuk menurunkan tekanan darah pada lansia adalah dengan rebusan mentimun yang dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rebusan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di RW I Desa Ledug Kecamatan Kembaran.
Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperiment dengan desain penelitian non randomized pre-post test control group design. Responden dalam penelitian ini adalah lansia yang menderita hipertensi di desa Ledug yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 14 responden, 7 responden sebagai eksperimen dan 7 responden kontrol. Analisis data menggunakan uji T-test.
Kesimpulan penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh pemberian rebusan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia (α Sig. 2-tailed=0,008 (p<0,05). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pemberian rebusan mentimun dapat menurunkan tekanan darah pada lansia.
hipertensi lansia Rebusan Mentimun
. (2014). Pengaruh Rebusan Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi di RW I Desa Ledug Kecamatan Kembaran. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id