Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan pada usia kurang dari 20 tahun(BKKBN, 2010). Faktor yang mempengaruhi pernikahan dini salah satunya adalah persepsi individu tentang pernikahan. Di desa Siremeng pernikahan di bawah usia 20 tahun masih sering terjadi, sekitar 12 dari 15 remaja tercatat telah melakukan pernikahan dini.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi remaja putri tentang pernikahan dengan keinginan menikah dini. Penelitian ini dilakukan di desa Siremeng Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang.
Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain cross sectional menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian adalah 60 remaja putri yang belum menikah, dipilih dengan cara purposive sampling. Tes hipotesis yang digunakan adalah Chi Square dengan p < 0,05, CI 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki keinginan menikah dini (80%) serta memiliki persepsi yang negatif tentang pernikahan (56,67%). Persepsi responden tentang pernikahan dengan keinginan menikah dini secara statistik dinyatakan memiliki hubungan yang signifikan dimana p= 0,001 (p<0,05).
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mayoritas remaja ingin menikah dini, sedangkan persepsi responden tentang pernikahan sebagian besar negatif, dan dapat disimpulkan pula bahwa terdapat hubungan antara persepsi remaja putri tentang pernikahan dengan keinginan menikah dini di desa Siremeng Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang.
Remaja persepsi tentang pernikahan menikah dini
. (2012). Hubungan antara Persepsi Remaja Putri tentang Pernikahan dengan Keinginan Menikah Dini di Desa Siremeng Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id