Latarbelakang : Angka kematian maternal tidak lepas dari kehamilan dengan risiko tinggi, termasuk di dalamnya serotinus. Tingkat kejadian serotinus tidak lepas dari berbagai faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor risiko tersebut secara umum dapat memperbesar risiko kematian pada ibu dan janin apabila tidak diketahui dari dini.
Tujuan : Untuk mengidentifikasi gambaran factor risiko terjadinya serotinus di RSUD Kraton Pekalongan periode tahun 2011.
Metode : Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif berdasarkan data sekunder yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh dan instrumennya adalah master tabel dari sebagian data rekam medik ibu dengan serotinus di RSUD Kraton Pekalongan pada 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2011.
Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan gambaran faktor risiko terjadinya serotinus di RSUD Kraton Pekalongan Tahun 2011 berdasarkan umur yaitu,berdasarkan umur dari 67 ibu dengan serotinus pada oligohydramnion, riwayat serotinus sebelumnya, dan riwayat pada keluarga paling banyak ditemukan pada kisaran umur 20-35 tahun yaitu sebesar 37 kasus (90,24%). Sedangkan pada paritas paling banyak ditemukan pada multipara yaitu sebanyak (68,30%).