Latar belakang : Paradigma baru program KB Nasional telah dirubah Visinya menjadi" Keluarga Berkualitas Tahun 2015" . Program KB mempunyai arti penting untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Metode yang paling diminati adalah KB suntik tiga bulanan. Pada umumnya akseptor lebih memilih kontrasepsi suntik karena alasan sederhana dan tidak perlu takut lupa. Namun banyak akseptor KB Suntik tiga bulanan yang tidak tepat untuk melakukan kunjungan ulang yang akan mengakibatkan kegagalan KB yaitu terjadinya kehamilan.
Tujuan : Mengetahui ketepatan jadwal kunjungan ulang Suntik Tiga Bulanan di BPS Ny.Rasmiyah berdasarkan karakteristik usia, pendidikan, pekerjaan dan paritas.
Metodologi penelitian : Penelitian yang digunakan adalah deskriptive kuantitative dengan pendekatan retrospektif . Populasi dalam penelitian ini adalah 80 akseptor dengan menggunakan total sampling.
Hasil : Akseptor KB Suntik Tiga Bulanan di BPS Ny. Rasmiyah mayoritas tidak tepat dalam kunjungan ulang dan paling banyak adalah pendidikan SD (41,25%), bekerja sebagai petani yaitu sebanyak 20 akseptor (25%), berumur 20-35 tahun (78,75 %), serta telah mempunyai 2-4 anak (70%).
Kesimpulan : Mayoritas akseptor KB Suntik Tiga Bulanan di BPS Ny. Rasmiyah tidak tepat dalam kunjungan ulang berdasarkan beberapa faktor antara lain pendidikan, pekerjaan, umur, dan paritas.
Ketepatan jadwal kunjungan ulang KB suntik tiga bulanan
. (2011). Ketepatan Jadwal Kunjungan Ulang Kb Suntik Tiga Bulanan Periode Januari-Maret 2011 Di BPS Ny. Rasmiyah Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id