Penyakit diare sampai saat ini menjadi salah satu endemis dan biasanya menimbulkan kejadian luar biasa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian diare pada balita usia 1-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng Kecamatan Kedungbanteng tahun 2012. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Sampel yang digunakan adalah total sampling, sampel penelitian ini adalah semua balita usia 1-5 tahun yang terkena diare sebanyak 242 responden.
Dari hasil penelitian didapatkan mayoritas balita usia 1-5 tahun yang terkena diare adalah laki-laki, dari 242 balita yang terkena diare laki-laki sebanyak 133 ( Kesimpulannya terdapat balita usia 1-5 tahun yang terkena diare mayoritas yaitu balita laki-laki dan penanganan yang paling banyak diberikan Oralit. Untuk wilayah paling tinggi balita diare yaitu desa Kutaliman dan paling rendah yaitu desa Melung
diare balita
. (2014). Gambaran Kejadian Diare Pada Balita Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungbanteng Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas Tahun 2012. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id