Pasien gangguan jiwa mengalami perubahan perilaku yang menyebabkan kurangnya perawatan diri akibat adanya perubahan proses pikir sehingga kemampuan untuk melakukan aktivitas perawatan diri menurun.. Pasien gangguan jiwa di RSKJ H. Mustajab Bungkanel Purbalingga terlihat tidak rapi, mandi harus dipaksa termasuk waktu untuk istirahat.Di Indonesia prevalensi penderita skizofrenia adalah 0,3%sampai 1% dan biasa timbul pada usia sekitar 15-35 tahun,akibat kehidupan sosial disekitarnya, misalnya penderita skizofrenia karena mendapatkan tindakan kekerasan dari keluarga dan orang-orang disekitarnyakurangnya perawatan diri yang terjadi akibat adanya perubahan proses pikir sehingga kemampuan untuk melakukan aktivitas perawatan diri menurun (Depkes, 2009).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku personal hygiene pada pasien gangguan jiwa di RSKJ H. Mustajab Bungkanel Purbalingga tahun 2014.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantittaif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien gangguan jiwa di RSKJ H. Mustajab Bungkanel Purbalingga tahun 2014sebanyak 35 orangdan semuanya diambil menjadi sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan distribusi atau persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien gangguan jiwa sebagian besar berusia> 18-40 (71,4%), berjenis kelamin laki (57,1%), dan berpendidikan SD/SMP (51,4%). Perilaku personal hygiene pada pasien gangguan jiwa di RSKJ H.Mustajab Bungkanel Purbalingga tahun 2014 seluruhnya dikategorikan tidak baik (100,0%).
Kesimpulan penelitian ini yaituperilaku personal hygiene pada pasien gangguan jiwa seluruhnya dikategorikan tidak baik.
personal hygiene gangguan jiwa perilaku
. (2014). Gambaran Perilaku Personal Hygiene Pada Pasien Gangguan Jiwa Di RSKJ H. Mustajab Bungkanel Purbalingga Tahun 2014. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id