Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik dan diastoliknya mengalami kenaikan yang melebihi batas normal dimana tekanan sistolik sama dengan atau lebih dari 140 mmHg dan diastolik sama dengan atau lebih dari 90 mmHg. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Banyumas tahun 2010 terdapat 1.807 kasus. Hipertensi disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain umur, jenis kelamin, riwayat keluarga hipertensi, kebiasaan merokok, dan konsumsi asin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya hipertensi pada masyarakat di Puskesmas Baturaden II. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantiatif dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik consecutive sampling. Responden dalam penelitian ini sebanyak 34 pasien hipertensi yang periksa di Puskesmas Baturaden II. Data diambil dengan melakukan wawancara tertutup pada responden secara langsung.
Kejadian hipertensi di Puskesmas Baturaden II berdasarkan umur mayoritas umur>40 tahun yaitu 90%. Kejadian hipertensi berdasarkan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan sama yaitu 50%. Kejadian hipertensi berdasarkan riwayat keluarga hipertensi mayoritas tidak memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi yaitu 70%. Kejadian hipertensi berdasarkan kebiasaan merokok mayoritas tidak memiliki kebiasaan merokok yaitu 70%. Kejadian hipertensi berdasarkan kebiasaan konsumsi asin mayoritas suka makan asin yaitu 66,7%.
Faktor Risiko hipertensi Gambaran
. (2012). Gambaran Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi Pada Masyarakat Di Puskesmas Baturaden Ii. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id