Pada wanita kanker juga dapat menyerang berbagai organ reproduksi. Salah satunya yaitu kanker serviks. Kanker reproduktif wanita ini diperkirakan membunuh lebih dari 26.400 wanita di Amerika Serikat setiap tahunnya. Dari kanker ini, sekitar 15.800 adalah kasus baru kanker serviks invasif yang dapat menyebabkan 4800 kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks tertinggi di dunia. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit mencapai stadium lanjut. Hasil survei pendahuluan 10 ibu di Desa Rempoah didapatkan bahwa sebanyak 5 orang tahu tentang kanker serviks, sebanyak 5 orang tidak tahu tentang kanker serviks, dan 4 orang mau melakukan deteksi dini kanker serviks dan 6 orang tidak mau melakukan deteksi dini kanker serviks.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Pada Pencegahan Kanker Serviks di Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas.
Rancangan penelitian ini menggunakan metode deksriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Stratified Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 105.
Berdasarkan tabel distribusi frekuensi diketahui mayoritas tingkat pengetahuan responden pada kategori sedang sebanyak 64 responden (61 %) dan mayoritas sikap ibu pada pencegahan kanker serviks pada kategori baik sebanyak 55 responden (52,4 %).
Simpulan pada penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan responden sedang dengan sikap yang baik pada pencegahan kanker serviks.
sikap pengetahuan Kanker Serviks
. (2013). Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Pada Pencegahan Kanker Serviks Di Desa Rempoah Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id