Komite Keperawatan merupakan oganisasi yang berfungsi sebagai wahana bagi tenaga keperawatan untuk berpartisipasi dalam memberikan masukan tentang hal-hal yang terkait masalah profesi dan teknis keperawatan. Oleh karena itu keaktifan perawat dalam komite perawatan merupakan kontribusi yang sangat penting bagi peningkatan kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keaktifan perawat dalam komite keperawatan terhadap kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan di RSUD Banyumas.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat di Instalasi Rawat Inap di RSUD Banyumas sebanyak 191 perawat. Sampel yang digunakan dengan menggunakan teknik quota sampling dengan sampel 66 responden.
Hasil penelitian adalah sebagian besar responden cukup aktif dalam komite keperawatan yaitu sebanyak 42 responden (63,6%) dan sebagian besar responden mempunyai kinerja yang baik yaitu sebanyak 62 responden (93,9%) sedangkan yang mempunyai kinerja cukup sebanyak 4 responden (6,1%).
Kesimpulan penelitian tidak terdapat hubungan keaktifan perawat dalam komite keperawatan terhadap kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan di RSUD Banyumas.
Saran penelitian yaitu komite keperawatan diharapkan dapat menjembatani komunikasi lintas profesi di lingkungan kerja RSUD Banyumas dengan tetap memegang teguh prinsip saling menghormati dan menjaga kehormatan profesi secara professional.
kinerja perawat Keaktifan Komite Keperawatan
. (2012). Hubungan Keaktifan Perawat dalam Komite Keperawatan terhadap Kinerja Perawat dalam Pelayanan Keperawatan di RSUD Banyumas. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id