Latar belakangnya adalah dalam kehidupan lansia menurunya kemampuan lanjut usia juga membutuhkan komunikasi dan interaksi dengan orang lain. Interaksi sosial berpengaruh terhadap kehidupan kejiwaan lanjut usia. Kejiwaan yang sehat apabila hubungan dengan sesama tercipta dan berjalan dengan baik. Keadaan jiwa yang sehat dapat terpenuhi melalui hubugan yang memuaskan dengan sesamanya
Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui gambaran interaksi sosial pada lansia di masyarakat Desa Kalitapen Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu lansia di masyarakat Desa Kalitapen Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas dengan sampel berjumlah 75 responden. Analisis data menggunakan analisis univar
Hasil dari penelitian adalah interaksi sosial pada lansia di masyarakat Desa Kalitapen Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas sebagian besar dalam kategori baik yatiu 36 orang (48%). Berdasarkan umur lansia yang berusia 50-60 tahun mempunyai interaksi sosial baik, sedangkan lansia yang berusia 81-90 tahun mempunyai interaksi sosial kurang. Berdasarkan pekerjaan lansia yang bekerja sebagai Pensiunan dan pedagang mempunyai interaksi sosial baik sedangkan lansia yang bekerja buruh mempunyai interaksi sosial cukup.
Kesimpulan dari penelitian ini adalahinteraksi sosial pada lansia di masyarakat Desa Kalitapen Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas sebagaian besar interaksi sosial baik. Berdasarkan umr yang berusia 50-60 tahun beruinterksi baik. Berdasarkan pekerjaan yang lansia yang berkerja sebagai besar adalah petani, mempenyai interaksi sosial baik.
lansia umur Pekerjaan interaksi sosial
. (2013). Gambaran Interaksi Sosial Pada Lanjut Usia Di Desa Kalitapen Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id