Hubungan Antara Cara Menyusui Dengan Kejadian Regurgitasi Pada Bayi 0-6 Bulan Di Bps Retno Wiyati Desa Bangsa Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas Tahun 2012
Latar Belakang : Sekitar 70% bayi berumur dibawah 4 bulan mengalami gumoh minimal 1 kali setiap harinya, dan kejadian tersebut menurun sesuai dengan bertambahnya usia hingga 8-10% pada umur 9-12 bulan dan 5% pada umur 18 bulan. Meskipun normal, gumoh yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang akan mengganggu pertumbuhan bayi.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara cara menyusui dengan kejadian regurgitasi pada bayi usia 0-6 bulan di BPS Retno Wiyati tahun 2012
Metode : Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik yang digunakan adalah Accidental Sampling, sampel penelitian ini adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan. Sampel pada penelitian ini 35 responden
Hasil : Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar bayi usia 0-6 bulan tidak mengalami regurgitasi sebanyak 21 responden (60%), sebagian besar cara menyusui ibu adalah tepat sebanyak 25 responden (71,4%). Ada hubungan antara cara menyusui dengan kejadian regurgitasi pada bayi usia 0-6 bulan dengan nilai χ² hitung>χ² tabel (9,333> 3,841). Dan nilai pvalue adalah 0,002 (pvalue (0,002) < 0,05)
. (2012). Hubungan Antara Cara Menyusui Dengan Kejadian Regurgitasi Pada Bayi 0-6 Bulan Di Bps Retno Wiyati Desa Bangsa Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas Tahun 2012. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id