Kehidupan lanjut usia senantiasa membutuhkan komunikasi dan interaksi dengan orang lain. Dalam kehidupan di panti diharapkan terjadi komunikasi yang harmonis antara lansia dengan sesama teman lansia. Diantara lansia hendaknya tercipta ikatan kekeluargaan yang lebih luas dan dengan komunikasi merupakan alat untuk menjalin hubungan antara sesama mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi pada lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap tahun 2013.
Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross setional. Jumlah responden sebanyak 55 lansia. Teknik pengumpulan data dengan mendatangi langsung responden. Alat pengumpul data adalah berupa checklist.
Hasil penelitian didapatkan data sebagian besar responden berusia>65 tahun dan responden yang aktif berkomunikasi 54,9%. Sebagian besar lansia memiliki riwayat pekerjaan sebagai buruh sebesar 41,8%, responden yang aktif berkomunikasi sebesar 43,1%. Rata-rata responden berkomunikasi menggunakan bahasa daerah sebesar 96,4%, selain itu responden yang aktif berkomunikasi sebanyak 98%. Sebagian besar lansia selalu sependapat ketika berkomunikasi sebesar 67,3% dan juga responden yang aktif berkomunikasi sebesar 68,6%. Sebesar 92,% lansia merespon balik ketika diajak berkomunikasi, lansia yang merespon balik keseluruhannya aktif dalam berkomunikasi.
lansia komunikasi
. (2013). Gambaran Perilaku Komunikasi Verbal Pada Lansia Di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id