Jumlah penderita diabetes mellitus di dunia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, hal ini berkaitan dengan jumlah populasi yang meningkat. Penderita Diabetes mellitus berisiko 29 kali terjadi komplikasi ulkus diabetika. Ulkus diabetika merupakan luka terbuka pada permukaan kulit yang disebabkan adanya makroangiopati sehingga terjadi vaskuler insusifiensi dan neuropati. Ulkus diabetika merupakan komplikasi menahun yang paling ditakuti bagi penderita DM.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien yang mengalami ulkus pada pasien diabetes mellitus tipe 1 dan tipe 2 di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo tahun 2012. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah total sampling, sampel penelitian ini adalah seluruh penderita DM tipe I dan II. Sampel pada penelitian ini 71 responden
Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar tipe DM respoden adalah DM tipe II sebanyak 50 responden (69,6%), sebagian besar umur respoden adalah> 60 tahun sebanyak 26 responden (36,6%), sebagian besar responden mengalami lama menderita DM adalah ≥ 10 tahun sebanyak 36 responden (50,7%), sebagian besar IMT responden adalah obesitas sebanyak 36 responden (50,7%), sebagian besar responden tidak memiliki riwayat hipertensi sebanyak 53 responden (74,6%), sebagian besar responden memiliki kadar glukosa darah tinggi sebanyak 51 responden (71,8%).
Karakteristik responden yang mengalami ulkus adalah DM tipe II, umur> 60 tahun, lama menderita DM ≥ 10 tahun, obesitas, tidak memiliki riwayat hipertensi, dan dengan kadar glukosa darah tingi
Karakteristik Ulkus DM Pasien DM Tipe I dan DM Tipe II
. (2012). Karakteristik Pasien Yang Mengalami Ulkus Diabetes Melitus Tipe 1 Dan Tipe 2 Di Rsud Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Periode Januari -. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id