Latar belakang : Program Nasional Keluarga Berencana (KB) di Indonesia bertujuan untuk mewujudkan Keluarga Berkualitas tahun 2015. Pil Merupakan salah satu kontrasepsi popular dengan semakin banyaknya akseptor yang memilih KB Pil, di Indonesia akseptor Pil KB mencapai 29,21%, di Jawa Tengah 13,38%, di Kabupaten Banjarnegara 29,18% akseptor. dari survey pendahuluan yang telah dilakukan di Puskesmas 1 Punggelan mencapai 64 akseptor.
Tujuan : Mengetahui tingkat pengetahuan akseptor tentang efek samping Pil KB Kombinasi di Puskesmas 1 Punggelan Kecamatan Punggelan Kabupaten banjarnegara Tahun 2011 berdasarkan umur dan pendidikan.
Metode :Metode penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua Akseptor Pil KB, sejumlah 168 orang, dengan teknik total sampling sehingga sampel diambil 64 orang yang diperoleh lansung dari kuisioner.
Hasil : Tingkat pengetahuan Akseptor KB tentang efek samping Pil KB Kombinasi sebagian besar kurang yaitu 23 responden (35,9%). Sebagian kecil pengetahuan baik yaitu 19 akseptor (29,7%). Frekuensi Umur 20-35 tahun sebagian besar yaitu 49 akseptor (76,6%). Sebagian kecil frekuensi umur yaitu <35 sebanyak 7 responden (10,9%). Tingkat pendidikan sebagian besar berpendidikan SMP/MTs/Sederajat sebanyak 34 responden (53,1%). Sebagian kecil berpendidikan Perguruan Tinggi sebanyak 3 responden (4,7%).
Kesimpulan : Tingkat Pengetahuan Akseptor Tentang Efek Samping Pil KB Kombinasi yang memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu (35,9%), umur 20-35 tahun (76,6%), pendidikan SMP/MTs/Sederajat (53,1%).
pengetahuan Akseptor Pil Kombinasi
. (2011). Tingkat Pengetahuan Akseptor Tentang Efek Samping Pil Kb Kombinasi Di Puskesmas 1 Punggelan Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id