Latar belakang : Di dalam Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap tahun 2013 di dapatkan jumlah lansia sebanyak 90 lansia, dengan jumlah lansia laki-laki sebanyak 38 lansia dan perempuan sebanyak 52 lansia. Walaupun sudah terbagi di beberapa wisma namun tetap saja sering muncul permasalahan, diantaranya seperti perkelahian dan perbedaan pendapat antar lansia yang disebabkan oleh permasalahan-permasalahan kecil sehingga menjadikan hubungan antar lansia kurang terjalin dengan baik dan harmonis yang menjadikan terhambatnya proses sosial yang baik. Dari observasi yang dilakukan peneliti tertarik untuk membahas tentang interaksi sosial pada lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap.
Tujuan : Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran Interaksi sosial pada lanjut usia (lansia) di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap Tahun 2013.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan one-shot. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah wawancara dengan menggunakan kuesioner. Jenis data yang digunakan berupa data primer dan menggunakan analisis univariate.
Hasil : Hasil penelitian ini didapatkan bahwa gambaran interaksi sosial pada lansia yang interaksi sosialnya baik berdasarkan umur yaitu umur 60-74 tahun (72,34%), kemudian sesuai jenis kelamin adalah jenis kelamin laki-laki (55,32%), berikutnya sesuai pendidikan yaitu pendidikan rendah (87,23%) dan berdasarkan pekerjaan sebelum masuk panti riwayat tidak bekerja (55,32%).
Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah gambaran interaksi sosial pada lansia berdasarkan umur terbanyak 60-74 tahun, jenis kelamin laki-laki, pendidikan rendah, dan mayoritas lansia tidak bekerja sebelum masuk panti.
Lanjut usia interaksi sosial
. (2013). Gambaran Interaksi Sosial Pada Lansia Di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id