Latar Belakang : Operasi caesar merupakan tindakan yang dilakukan untuk melahirkan bayi melalui tindakan pembedahan dengan membuka dinding rahim. Keluhan yang dirasakan pasien post operasi sectio caesar yaitu nyeri. Salah satu manajemen nyeri non farmakologi dengan cara terapi aktivitas / aktivitas fisik seperti latihan ambulasi
Tujuan : Menganalisis pengaruh latihan ambulasi terhadap penurunan nyeri pasien post operasi sectio caesar di Ruang Anggrek RSUD Banyumas.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan non-randomized control group pretest posttest design. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Responden pada penelitian ini sebanyak 40 pasien post operasi sectio caesar (20 untuk kelompok relaksasi dan 20 untuk kelompok ambulasi ). Masing-masing menggunakan alat ukur skala nyeri Numerik 0-10.
Hasil : Tindakan latihan ambulasi dapat menurunkan intensitas nyeri secara signifikan dengan nilai p value = 0,000 (p<0,05). Begitu juga relaksasi nafas dalam dapat menurunkan nyeri dengan nilai p value = 0,000 (p<0,05). Sehingga dapat disimpulkan tindakan latihan ambulasi dapat menurunkan intensitas nyeri secara bermakna.
Kesimpulan : Latihan ambulasi dapat menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesar.
. (2012). Pengaruh Latihan Ambulasi Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesar Di Ruang Anggrek RSUD Banyumas. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id