Masalah seksualitas merupakan masalah yang pelik bagi remaja, karena masa remaja merupakan masa dimana seseorang dihadapkan pada berbagai tantangan dan masalah baik itu masalah perkembangan maupun lingkungan. Pemberian informasi mengenai masalah seksual menjadi penting, mengingat remaja berada pada potensi seksual yang aktif akibat dorongan seksual yang dipengaruhi perubahan hormonal.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara persepsi orangtua tentang pendidikan seks pada remaja dengan pemberian seks pada remaja di Desa Kalisari Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data yang dibagikan kepada 81 responden. Analisa data yang digunakan adalah chi-square.
Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi orang tua tentang pendidikan seks dengan pemmberian pendidikan seks dimana P value 0.001 < 0.05. Responden yang mempunyai persepsi baik tentang pendidikan seks akan meberikan pendidikan seks pada remaja. Orang tua harus memberikan pendidikan seks kepada remaja sebagai upaya menghindarkan dari penyimpangan seksual.
persepsi pendidikan seks dan remaja remaja
. (2012). Hubungan Pesrsepsi Orangtua Tentang Pendidikan Seks Dengan Pemberian Pendidikan Seks Pada Remaja Di Desa Kalisari Kecamatan Cilongok. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id