Asam urat telah diidentifikasi lebih dari dua abad yang lalu, namun beberapa aspek patofisiologi dari hiperurisemia tetap belum dipahami dengan baik. Selama beberapa tahun hiperurisemia telah diidentifikasi bersama-sama atau dianggap sama dengan gout(Wisesa dan Suastika, 2009). Hal penting yang mempengaruhi penumpukan kristal adalah hiperurisemia dan saturasi jaringan tubuh terhadap asam urat. Apabila kadar asam urat di dalam darah terus meningkat dan melebihi batas ambang saturasi jaringan tubuh, penyakit asam urat ini akan memiliki manifestasi berupa penumpukan kristal monosodium urat secara mikroskopis maupun makroskopis berupa tophi(Mandel, 2008).
tujuan: Dapat melaksanakan asuhan keperawatan keluarga pada anggota keluarga Ny.K secara sistematis sesuai dengan keperawatan keluarga dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komperehensif.
Setelah melakukan tindakan keperawatan sesuai dengan rencana tindakan lalu penulis melaksanakan evaluasi tindakan keperawatan yang berfungsi untuk menilai seberapa tingkat keberhasilan dari tindakan yang telah dilakukan pada keluarga Ny.K dengan asam urat. Dalam melakukan evaluasi tindakan penulis tidak mengalami hambatan pada keluarga Ny.K.
Keluarga Asam Urat
. (2015). ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANGGOTA KELUARGA Ny.K DENGAN ASAM URAT DI DESA SAMBENG KULONPUSKESMAS KEMBARAN II KECAMATAN KEMBARAN. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id