Latar Belakang: Persalinan yang aman memastikan bahwa semua penolong persalinan mempunyai pengetahuan, ketrampilan, dan alat untuk memberikan pertolongan yang aman dan bersih, serta memberikan pelayanan nifas kepada ibu dan bayi. Tempat persalinan dapat dibedakan menjadi 2, yaitu di Rumah Sakit dengan dibantu tenaga profesional, ditunjang dengan peralatan yang lengkap dan di rumah atau tempat tinggal Ibu yang akan melahirkan dengan peralatan seadanya. Berdasarkan data yang diperoleh dari Bidan di Desa Manggis Kecamatan Sirampog bahwa pelaksanaan program persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan telah mencapai 100 persen. Namun pelaksanaannya sekitar 68 persen memilih melahirkan di rumah, 32 persen melahirkan di Rumah Sakit atau di tempat Bidan.
Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi ibu dalam pemilihan tempat bersalin di Desa Manggis Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes.
Metode: Metode penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi yaitu sebanyak 77 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling.
Hasil: Sebagian besar responden memilih rumah sebagai tempat bersalin yaitu sebanyak 65 responden (84,4%). Sebagian besar responden yang memilih rumah sebagai tempat bersalin yaitu mempunyai pendidikan dasar (83,3%), berstatus tidak bekerja (95,8%), pendapatan keluarga rendah (93,2%), mempunyai tingkat pengetahuan kurang (95,5%) dan memiliki sikap yang kurang baik (92,9%)
Kesimpulan: Faktor-faktor yang melatar belakangi ibu memilih rumah sebagai tempat bersalin yaitu faktor pendidikan yang rendah, status tidak bekerja, pengetahuan kurang, dan sikap yang kurang baik
Latar belakang ibu Pemilihan Tempat Bersalin
. (2011). Faktor-Faktor Yang Melatar Belakangi Ibu Dalam Pemilihan Tempat Bersalin Di Desa Manggis Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id