Latar belakang : Salah satu penyebab masih tingginya angka kematian ibu adalah preeklampsia-eklampsia yang menduduki peringkat kedua setelah perdarahan dengan prosentase sebesar 25% dari seluruh penyebab angka kematian ibu. Kejadian preeklampsia di RSUD Saras Husada Purworejo terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2009 sebanyak 90 kasus (4,01%) dari 2.243 persalinan dan meningkat pada tahun 2010 menjadi 142 kasus (6,23%) dari 2.280 persalinan.
Tujuan : Untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan preeklampsia di RSUD Saras Husada Purworejo periode 2009-2010.
Metode : Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan preeklampsia 232 ibu bersalin, dengan teknik pengambilan sampel total sampling berjumlah 232 ibu bersalin. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari ruang rekam medik RSUD Saras Husada Purworejo. Instrument dalam penelitian ini mengunakan master tabel.
Hasil : Angka kejadian preeklampsia periode 2009-2010yaitu 5,13%. Berdasarkan klasifikasi preeklampsia, mayoritas ibu menderita preeklampsia berat sebesar 76,72%. Karakteristik ibu bersalin dengan preeklampsia berdasarkan umur sebagian besar pada kelompok umur 20-35 tahun yang mayoritas mengalami preeklampsia berat 59,05%, berdasarkan paritas sebagian besar pada kelompok paritas 2-5 (multipara) yang mayoritas mengalami preeklampsia berat 43,10% dan preeklampsia ringan 14,66%.
Kesimpulan : Karakteristik ibu bersalin dengan preeklampsia berdasarkan umur sebagian besar pada umur 20-35 tahun yaitu 75,86%, berdasarkan paritas sebagian besar terjadi pada paritas 2-5 (multipara) yaitu 57,76%.
Preeklampsia Karakteristik ibu bersalin
. (2011). Karakteristik Ibu Bersalin Dengan Preeklampsia Di Rsud Saras Husada Purworejo Periode 2009-2010. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id