Latar belakang : Persalinan merupakan kejadian fisiologi yang normal dialami oleh seorang ibu berupa pengeluaran hasil konsepsi yang hidup didalam uterus melalui vagina ke dunia luar. Beberapa kasus seperti plasenta previa, preeklamsia, gawat janin, kelainan letak janin dan janin besar, persalinan melalui vagina dapat meningkatkan resiko kematian ibu dan bayi sehingga diperlukan satu cara alternatif lain dengan mengeluarkan hasil konsepsi melalui pembuatan sayatan pada dinding uterus melalui dinding perut disebut sectio caesarea
Tujuan : Mengetahui gambaran angka kejadian persalinan sectio caesarea berdasarkan indikasi ibu di RSUD Banyumas Kabupaten Banyumas Tahun 2010.
Metode : Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif berdasarkan data sekunder yang diambil dengan menggunakan master tabel dan jenis penelitian adalah restropektif dengan jumlah sampel sebanyak 361 kasus.
Hasil : Gambaran Angka Kejadian Persalinan Sectio Caesarea Berdasarkan Indikasi Ibu yaitu CPD di RSUD Banyumas Kabupaten Banyumas Tahun 2010 sebagian besar ibu tidak mengalami CPD sebanyak 173 (89,2%). Sebagian besar ibu tidak mengalami KPD sebanyak 149 (76,8%) dan sebagian besar ibu tidak mengalami preeklamsia sebanyak 123 (63,4%).
Kesimpulan : Gambaran angka kejadian section caesarea berdasarkan indikasi ibu karena CPD, KPD dan preeklampsia.
Sectio Caesarea Persalinan indikasi ibu
. (2011). Gambaran Angka Kejadian Persalinan Sectio Caesarea Berdasarkan Indikasi Ibu Di RSUD Banyumas Kabupaten Banyumas Tahun 2010. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id