Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor yang salah satuya adalah abortus. Berdasarkan survey pendahuluan yang telah dilakukan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pada tahun 2013 mengalami peningkatan kejadian abortus spontan yaitu 327 (14,59%) dari jumlah 2241 ibu hamil.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tanda dan gejala ibu hamil yang mengalami abortus spontan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pada tahun 2013.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data rekam medik ibu yang mengalami abortus spontan yang ada di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pada tahun 2013. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling sebanyak 100 sampel.
Kejadian abortus di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pada tahun 2013 sebagian besar ibu hamil yang mengalami abortus spontan yaitu angka kejadian abortus imminensebanyak 22 responden (22,0%), angka kejadian abortus insipiensebanyak 10 responden (10,0%), angka kejadian abortus incompletussebanyak 55 responden (55,0%), angka kejadian abortus completussebanyak 13 responden (13,0%).
abortus imminen abortus insipien abortusincompletus abortuscompletus
. (2014). Gambaran Angka Kejadian Abortus Spontan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2013. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id