Hubungan Praktek Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies Pada Pasien Rawat Jalan Poliklinik Penyakit Kulit Dan Kelamin Di Rsud dr.R.Goeteng Taroenadibrata Purbalingga
Skabies adalah penyakit kulit akibat investasi dan sensitisasi tungau Sarcoptes Scabiei jenis manusia dan produknya pada tubuh, salah satu faktor yang menyebabkan penyakit skabies yaitu faktor perilaku, seperti jarang mengganti alas tidur, penggunakan handuk secara bersama dan atau penggantian handuk bersih yang lama, memakai sabun secara bersama atau sering kita sebut personal hygiene atau kebersihan diri dimana di definisikan suatu ilmu tentang cara hidup sehat.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada dan tidaknya hubungan praktek personal hygiene dengan kejadian skabies pada pasien rawat jalan poliklinik kulit dan kelamin di RSUD dr.R.Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
Jenis penelitian ini yaitu deskriptif korelasi dengan pendekatan case control. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 78 responden yang terdiri dari 39 responden kelompok kasus dan 39 responden pada kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara purposive sampling. Analisa yang digunakan adalah dengan menggunakan uji statistik Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukan ada hubunga antara praktek personal hygiene dengan kejadian skabies pada pasien rawat jalan poliklinik kulit dan kelamin di RSUD dr.R.Goeteng Taroenadibrata Purbalingga hasil uji statistik diperoleh nilai pvalue = 0,001 (pvalue < 0,05).
Praktek personal hygiene baik merupakan hal yang sangat penting karena personal hygiene akan mempengaruhi kesehatan dan psikis seseorang.
personal hygiene Kejadian Skabies
. (2012). Hubungan Praktek Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies Pada Pasien Rawat Jalan Poliklinik Penyakit Kulit Dan Kelamin Di Rsud dr.R.Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id