Latar Belakang : Angka Kematian Ibu di Indonesia masih tinggi, perdarahan postpartum menjadi penyebab tertinggi kematian ibu yaitu 28 %. Di RSUD Banjarnegara kejadian perdarahan postpartum lebih banyak dibandingkan dengan RSUD Purbalingga yaitu 143 kasus atau sekitar 7,8 % dari 1813 jumlah persalinan pervaginam.
Tujuan : Untuk menganalisis adanya pengaruh faktor usia, paritas, dan umur kehamilan terhadap perdarahan postpartum di RSUD Banjarnegara tahun 2011.
Metode : Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif, menggunakan data sekunder dari rekam medik RSUD Banjarnegara Tahun 2011. Analisis bifariat dengan analisis data Chi Square. Jumlah sampel sebesar 1.813 ibu postpartum pervaginam.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan faktor usia berpengaruh terhadap perdarahan postpartum dengan nilai (p=0,048), faktor paritas berpengaruh terhadap perdarahan postpartum dengan nilai (p=0,0001) dan faktor umur kehamilan berpengaruh terhadap perdarahan postpartum dengan nilai (p=0,0001). Faktor yang paling berpengaruh terhadap perdarahan postpartum adalah faktor umur kehamilan dengan nilai (23,7 %) dan nilai OR sebesar 4,829 dengan 95% CI sebesar 1,721 < OR < 0,823.
Kesimpulan : Faktor usia, paritas dan umur kehamilan berpengaruh terhadap perdarahan postpartum dan faktor yang paling mempengaruhi perdarahan postpartum adalah faktor umur kehamilan.
paritas Usia Perdarahan Postpartum Umur Kehamilan
. (2012). Pengaruh Faktor Usia, Paritas, Dan Umur Kehamilan Terhadap Perdarahan Postpartum Di Rsud Banjarnegara Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id