Berbagai jenis alat kontrasepsi mempunyai keuntungan maupun
kerugian atau efek samping yang harus diketahui oleh calon akseptor. Kontrasepsi
hormonal yang dipakai dalam jangka panjang yaitu lebih dari empat tahun dapat
meningkatkan resiko terkena kanker leher rahim sebanyak 1,5 - 2,5 kali. Kanker
leher rahim disebabkan oleh infeksi virus HPV (Human Pappiloma Virus) yang
tidak sembuh dalam waktu yang lama.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
pemakaian metode kontrasepsi dengan kejadian kanker leher rahim di RSUD
Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2013.
Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan
pendekatan Restropektif. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan
purposive sampling, sampel penelitian ini adalah pasien yang mengalami kanker
serviks berdasarkan rekam medis di RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo
Purwokerto tahun 2012 sejumlah 72 responden. Alat ukur yang digunakan master
tabel dan jenis data adalah data sekunder. Analisa data menggunakan chi-square.
Sebagian besar responden mengalami kanker leher rahim stadium
III sebanyak 33 responden (45,7%), sebagian besar responden menggunakan
metode kontrasepsi hormonal sebanyak 51 responden (70,8%) dan ada hubungan
pemakaian metode kontrasepsi dengan kejadian kanker leher rahim dengan nilai
ρ-value <α maka Ho ditolak dan Ha diterima.
kanker leher rahim Kontrasepsi
. (2013). Hubungan Antara Pemakaian Metode Kontrasepsi Dengan Kejadian Kanker Leher Rahim Di Rsud Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2013. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id