Latar Belakang : Angka kematian bayi lahir mati sebanyak 80 bayi. Kematian neonatal sebanyak 115 bayi dan kematian bayi yang berumur < 1 minggu sebanyak 96 bayi. Kematian bayi di Kabupaten Purbalingga, disebabkan oleh BBLR 32,17%, prematur 31,3%, kelainan kongenital 14,7%, infeksi 0,8% dan faktor lain sebanyak 20,8%. Laporan Dinas Kesehatan Purbalingga (2011).
Tujuan : Mengetahui gambaran karakteristik persalinan preterm dan bayi berat lahir rendah di RSUD dr.R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga tahun 2011
Metode : Metode penelitian ini adalah purposive sampling yaitu pengambilan sampel didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri, sampel penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin preterm di RSUD dr.R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga tahun 2011.
Hasil: Karakteristik berdasarkan umur ibu pada persalinan preterm dan bayi berat lahir rendah yang tidak beresiko sebanyak 90 responden (77,6%) dan yang beresiko sebanyak 26 responden (22,4%), dari jarak kehamilan yang tidak beresiko sebanyak 76 responden (65,5%) dan yang beresiko sebanyak 40 responden (34,5%), dari paritas yang tidak beresiko sebanyak 100 responden (86,2%) dan yang beresiko sebanyak 16 responden (13,8%).
Kesimpulan: Gambaran karakteristik persalinan preterm dan bayi berat lahir rendah di RSUD dr.R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga tahun 2011 termasuk dalam kategori tidak beresiko.
Persalinan preterm Bayi Berat Lahir Rendah
. (2012). Gambaran Karakteristik Persalinan Preterm Dan Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Rsud Dr.R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id