Latar belakang : Penyebab utama kematian bayi di Indonesia adalah BBLR sebanyak 29% dan studi pendahuluan yang telah dilakukan di RSUD Banyumas terdapat 23,85% kasus ibu yang melahirkan BBLR dari jumlah kelahiran.
Tujuan : Untuk mengetahui gambaran kejadian faktor- faktor ibu bersalin yang mempengaruhi kelahiran BBLR di RSUD Banyumas tahun 2010.
Metode : Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan retrospektif populasi yang digunakan adalah data rekam medik seluruh ibu bersalin yang melahirkan BBLR dengan teknik total sampling sebanyak 322 ibu berdasarkan data sekunder dan instrumennya menggunakan master tabel.
Hasil : BBLR paling banyak dilahirkan dari ibu yang tidak mengalami penyakit kehamilan 257 ibu (79,82%), paling kecil dari ibu yang mengalami penyakit kehamilan 65 ibu (20,18%), paling banyak dilahirkan dari ibu yang berusia 20-35 tahun 234 ibu (72,67%), paling kecil dari ibu yang berusia <20 tahun 30 ibu (9,32%), paling banyak primipara 211 ibu (65,53%) dan paling kecil grande multipara 11 ibu (3,42%).
Kesimpulan : Gambaran kejadian faktor-faktor ibu bersalin yang mempengaruhi kelahiran BBLR adalah ibu yang tidak mengalami penyakit kehamilan, ibu yang berusia 20-35 tahun dan primipara.
BBLR Faktor-faktor ibu bersalin
. (2011). Gambaran Kejadian Faktor-Faktor Ibu Bersalin Yang Mempengaruhi Kelahiran Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas Tahun 2010. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id