Latar Belakang : AKI di Indonesia masih tinggi, salah satu penyebab kematian ibu adalah perdarahan. Perdarahan di Indonesia pada tahun 2010 yaitu 265/100000. Salah satu penyebabnya adalah perdarahan antepartum, kasus yang terbanyak adalah plasenta previa. Kasus plasenta previa di RSUD Purbalingga 2010 tahun mencapai 39 orang. Dan pada tahun 2011 terdapat 40 orang.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara umur dan paritas ibu hamil dengan kejadian plasenta previa di RS RSUD Dr. R. Goeteng Tarunadibrata periode 2011.
Metode : Jenis penelitian studi korelasi dengan pendekatan retrospektif. Sampel yang digunakan adalah total sampling, sampel penelitian adalah ibu hamil dengan plasenta previa dan hamil normal.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan sebagian besar yaitu berumur 20-35 tahun sebanyak 1383 responden (77,7%), sebagian besar ibu hamil dengan jumlah paritas multiparitas yaitu sebanyak 869 responden (48,8%) ,ada hubungan usia pada ibu hamil terhadap kejadian plasenta previa di RSUD Dr. R. Goeteng Tarunadibrata periode 2011 dengan χ² hitung (69,788)>χ² tabel (5,991), ada hubungan paritas terhadap kejadian plasenta previa pada ibu hamil di RSUD Dr. R. Goeteng Tarunadibrata periode 2011 dengan χ² hitung (14,705)>χ² tabel (5,991)
Kesimpulan : Ada hubungan hubungan umur dan paritas terhadap kejadian plasenta previa pada ibu hamil di RSUD Dr. R. Goeteng Tarunadibrata periode 2011
Ibu hamil plasenta previa umur paritas
. (2012). Hubungan Umur Dan Paritas Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Plasenta Previa Di Rsud Dr. R. Goeteng Tarunadibrata Purbalingga Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id