Hiperemesis gravidarum ringan merupakan keluhan umum (fisiologis) yang di sampaikan pada kehamilan muda. Hiperemesis gravidarum yang ringan (tingkat I) yang dialami secara terus menerus menyebabkan ibu hamil atau penderita menjadi lemah, nafsu makan menurun dan kurangnya asupan makanan yang sehat, hal ini tentunya dapat mempengaruhi perkembangan janin dan memperburuk keadaan ibu serta memicu timbulnya hiperemesis berat.Tempat penelitian di RSUD Prof.Dr Margono Soekarjo tahun 2013 sebanyak 52 responden.
Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto 2013.
Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Sampel pada penelitian adalah semua ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum pada tahun 2013 sebanyak 52 kasus di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling.
Hasil penelitian menunjukkan kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I paling banyak adalah primigravida dan multigravida sebanyak 23 responden (47,9%), sebagian besar kejadian berumur 20-35 tahun sebanyak 19 responden (35,4%), dan berdasarkan riwayat kehamilan ganda sebanyak 2 responden (4,2%).
umur Gravida Hiperemesis Gravidarum riwayat kehamilan ganda
. (2012). Gambaran kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto 2013. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id